Minggu, 10 Juni 2012

Sudono Salim alias Liem Sioe Liong




Pendiri Salim Grup adalah sosok pekerja keras dan pebisnis sukses.

"Di zamannya, dia pengusaha yang hebat dan sangat sukses. Saya belajar banyak dari dia soal bisnis," ujar Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Sofyan Wanandi di Jakarta.

Sebagai pengusaha sukses, Sofyan juga mengagumi jiwa sosial Sudono Salim. Sebab, selain berbisnis, ia juga tidak sungkan menyisihkan waktu dan kekayaannya untuk kalangan kurang mampu. "Ia banyak membangun sekolah dan sarana sosial lainnya," tambahnya.

Kesuksesan bisnis Liem identik dengan rezim orde baru. Kedekatannya dengan Soeharto membuat Liem dengan mudah membangun kerajaan bisnisnya. "Itu juga salah satu kelemahannya. Setelah 1998, bisnisnya pun banyak yang hancur," kata Sofyan.


Wardrobe,Beauty & Wedding 








Good Price,Good Pict,save the memories :)


The OMM PHOTOGRAPHY


Photograph of Human Interest,History,Potrait,Event, etc






For more Information please send email to
 octavia.micka@gmail.com
or follow my twitter on @mickamicko

Good Price,Good Pict,save the memories :)


Kamis, 31 Mei 2012

BAB 10


BAB 10
KEWIRAUSAHAAN DAN LINGKUNGAN
Kewirausahaan dan Lingkungan Global
Beberapa hal yang diperhatikan leh wirausahawan Inndonesia, baik yang bergerak dalam aktivitas lokal maupun lobal, adalah terjadinya berbagai perubahan yang dipicu oleh perkembangan teknologi yang mencakup hal-hal sebagai berikut :
1.    Produk-produk baru yang dilempar ke pasar oleh pesaing
2.    Perkembangan teknologi dan informasi
3.    Perkembangan teknologi barang substitusi
4.    Berbagai penemuan baru
5.    Adaptasi teknologi yang siap pakai
6.    Strategi perkembangan teknologi nasional
7.    Biaya penelitian dan pengembangan (research and development-R&D) oleh perusahaan pesaing atau perusahaan-perusahaan dalam satu industri
8.    Siklus hidup produk (product life cycle)
9.    Terobosan-terobosan yang dapat meningkatkan produktivitas yang lebih baik di bidang input, pengolahan, dan pemasaran
10. Berbagai ramalan pengembangan teknologi di masa depan

Kewirausahaan sebagai Pemicu Perekonomian Negara
Kontribusi sektor swasta yang diberikan oleh perusahaan besar maupun UKM dalam pembangunan ekonomi suatu negara sudah tidak bisa diasingkan lagi. Terdapat empat keunggulan yang dimiliki wirausahawan dalam mendukung perekonomia negara, yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan produktivitas, menciptakan teknologi, produk dan jasa baru, serta menciptakan perubahan dan kompetisi.
Wirausahawan melakukan berbagai kegiatan sebagai upaya untuk memicu pertumbuhan ekonomi sekaligus memengaruhi kehidupan sosial-ekonomi masyarakat:
1.    Menciptakan lapangan pekerjaan
2.    Meningkatkan kualitas hidup
3.    Menigkatkan pemerataan pendapatan
4. Memanfaatkan dan memobilisasi sumber daya untuk meningkatkan produktivitas nasional
5.    Meningkatkan penerimaan pemerintah melalui pajak
Kebersamaan, Etika, dan Tanggung Jawab Sosial Kewirausahaan
Kebersamaan merupakan keselarasan hubungan dan komunikasi yang baik antara pihak pengusahadengan pihak internal dan eksternal organisasi dengan prinsip saling menguntungkan.
Etika merupakan cara menyampaikan ungkapan-ungkapan yang emnyangkut perilaku, perbuatan, dan sikap manusia terhadap peristiwa-peristiwa yang dianggap penting dalam hidupnya.
Tanggung Jawab Sosial merupakan kewajiban perusahaan untuk merumuskan kebijakan, mengambil keputusan, dan melaksanakan tindakan yag memberikan manfaat kepada masyarakat.
o   Kebersamaan dan Kejujuran
Kunci utama keberhasilan dalam usaha yaitu kejujuran dan kedermawanan. Karna berbisnis atau berdagang pada dasarnya adalah tolong-menolong. Maka dalam berbisnis jangan sampai ada orang yang dirugikan.
o   Kebersamaan dan Etika Bisnis
Kebersamaan dan etika bisnis merupakan salah satu kunci pokok kerberhasilan kewirausahaan. Dengan menerapkan kebersamaan secara total (internal dan eksternal perusahaan) maka kegiatan usaha akan mendapatkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak yang terkait.
o   Asas Etika Bisnis yang Sehat
Etika bisnis yang baik dan sehat mencerminkan kualitas dan citra serta hubungan yang sehat dengan pihak eksternal. Beberapa pedoman sebagai dasar berpikir dan bertindak dalam penerapan etika bisnis ynag sehat, antara lain :
a.    Selalu menajag kualitas produk dan jasa pada pelanggan melalui kewajaran dan keterbukaan.
b.    Kebersamaan dengan unsur internal dan menghindari kesan bahwa perusahaan mengekploitasi karyawan secara tidak manusiawi.
c.    Kebersamaan dengan lingkungan dalam menjaga kelestarian dan menghindari polusi yang mengganggu masyarakat.
d.   Dalam proses bisnis atau transaksi usaha, selalu didukung dengan upaya penghayatan nilai dn norma bisnis serta kebiasaan atau esensi dunia usaha yang berlaku.
e.    Menghindari cara-cara yang tidka etis dalam persaingan bisnis dengan tidk menggunakan isu, fitnah, dan perilaku negatif.
o   Tanggung Jawab Sosial Kewirausahaan
Dengan menerapkan tanggung jawab sosial maka perusahan akan mendapat banyak keuntungan jangka panjang. Beberapa bentuk pertanggungjawaba sosial wirausahawan tersebut dirumuskan sebagai berikut :
1.    Tanggung jawab terhadap lingkungan, di mana wirausahawan harus selalu menjaga kelestarian lingkungan.
2.    Tanggung jawab terhadap karyawan, dengan selalu mendengarkan ususlan dn pendapat karyawan.
3.    Tanggung jawab terhadap pelanggan, menyediakan barang dan jasa yang berkualitas, memberikan harga yang wajar.
4.   Tanggung jawab terhadap investor, dengan kesanggupan mengembalikan investasi yang cukup menarik.
5.    Tanggung jawab terhadap masyarakat sekitar, seperti menyediakan atau membuka lapangan kerja dan menjaga situasi lingkungan yang sehat di sekitar perusahaan tersebut berada.

BAB 9


BAB 9
MERANCANG STRATEGI PEMASARAN



Pemasaran
Pemasaran bertitik tolak dengan kebutuhan pembeli yang belum terpenuhi yang berkaitan dengan barang, harga, kualitas dan sebagainya. Anda dapat dikatakan berhasil dalam melakukan upaya pemasaran apabila telah melakukan upaya sebagai berikut:
1. pembeli melakukan pembelian ulang
2. pembeli merekomendasikan produk ke orang lain

Untuk mendapatkan hasil pemasaran yang sesuai maka secara umum dapat dilakukan proses pemasaran sebagai berikut:
    1.       Pengenalan pasar
    2.       Strategi pemasaran
    3.       Bauran pemasaran
    4.       Evaluasi pemasaran

Pengenalan pasar
Adalah upaya untuk mengetahui jumlah karakteristik dan sifat sebuah pasar. Hasil pengenalan pasar dapat saja sangat sederhana, mungkin berupa permintaan berupa barang atau jasa dengan syarat khusus oleh kelompok orang tertentu.

Dibawah ini beberapa teknik dalam pengenalan pasar:

1. mengelompokan pasar
Beberapa pengelompokan pembeli yang dapat dilakukan antara lain berdasarkan:
a. lokasi tempat tinggal

b. jenis kelompok
c. demogravis
d. psikologis
e. jumlah yang dibeli

2. masa peredaran barang atau jasa
Apabila mnengetahui masa peredaran barang atau jasa kita akan:
a. mempercepat atau memperlambat tahapan tahapan
b. mengetahui masa edar atau siklus hidup yang dimiliki
c. mengetahui layak atau tidaknya masuk dalam usaha baru

3. analisis SWOT
Analisis ini sangat penting untuk mengetahui posis usaha yang dijalankan. SWOT adalah Strenght  (kekuatan) Weakness (kelemahan) Opportunity (peluang) dan Threats (ancaman).

Menentukan strategi pemasaran
1. menembus pasar
Uapaya praktis yang dapat dilakukan antara lain
a. meningkatkan unit penjualan membuat barang atau jasa yang lebih banyak
b. menambah lokasi dan staff penjualan agar menjangkau jumlah pembeli yang lebih banyak
c. meningkatkan periklanan
d. menambah barang atau jasa dengan melakukan program cuci gudang untuk barang yang sudah lama
e. melakukan promosi penjualan seperti hadiah, diskon, dll
f. meningkatkan pengenalan merek dengan publisitas, penelitian, dan sejisnya
g. meningkatkan promosi dan iklan melalui media
h. menurunkan harga dengan memberikan penawaran khusus

2. mengembangkan pasar
Dilakukan apabila sasaran opembeli yang lama sudah jenuh atau habis sehingga perlu mencari saasaran pembeli baru dengan tetap menawarkan barang atau jasa yang lain contoihnya dengan menambah cabang ditempat berbeda

3. mengembangkan produk

4. malakukan diversivikasi
5. meneta0pkan biaya murah
6. memfokuskan pasar
7. melakukan diferensiasi

Menyusun rencana pemasarana
Rencana pemasaran dapat disusun dengan mempertimbangkan beberapa hal berikut:
1. gambarkan usaha yang akan anda jalankan seperti bidang apa, manfaat barang yang ditawarkan, siapa sasaran pembeli yang hendak dituju
2. momosisikan produk
3. Menetapkan visi dan misi yang harus dibuat sesederhana mungkin
4. menetapkan jangka waktu pemasaran dan tujuan dari pemasaran
5. melakukan analisis SWOT
6. memilih strategi yang tepat disesuaikan dengan hasil analisis SWOT yang telah dilakukan sebelumnya
7. menetapkan alat pemasaran
8. membuat bagan rencana pelaksanaan pemasaran
9. menentukan ukuran keberhasilan

BAB 8

BAB 8 
MENGELOLA KEUANGAN USAHA 



 Mengelola Keuangan Usaha        Setiap usaha pasti memerlukan modal. modal tersebut dapat berupa modal dana dan modal nondana berupa keahlian dan keterampilan berikut adalah bahasa teori mengenai permasalahan dana   Mengetahui kebutuhan modal usaha Pada prinsipnya, dalam menjalankan usaha terdapat tiga jenis modal yang diperlukan, yaitu investasi awal, modal kerja, dan modal operasional a.       Modal investasi awal Adalah modal yang diperlukan di awal usaha, biasanya digunakan untuk jangka panjang , contohnya adalah bangunan serta perlengkapannya. Biasanya nilainya cukup besar karena dipakai untuk jangka panjang tetapi nilainya akan menyusut dari tahun ke tahun. b.      Modal kerja Adalah modal yang harus kita keluarkan untuk membeli untuk membuat barang dan jasa yang kita hasilkan, dikeluarkan setiap bulan, atau setiap datang permintaan. Tanpa modal kerja kita tidak akan bisa menyelesaikan pembuatan barang dan jasa tidak ada yang dapat dihasilkan. c.       Modal operasional Adalah modal yang harus dikeluarkan untuk membayar biaya operasional bulanan dari usaha kita. Pada dasarnya adalah uang yang harus dikeluarkan untuk membayar biaya di luar bisnis secara langsung. 2  Mengetahui Sumber Permodalan a.       Modal sendiri Sumber modal dibiayai sendiri, dapat diperoleh dari tabungan, dana cadangan, atau mempergunakan asset yang tidak produktif, selain itu bisa dengan bekerja sama dengan orang tua atau kerabat dalam rangka patungan membiayai kebutuhan  modal b.      Pinjaman bank 1)      Kredit usaha, ditujukan untuk membiayai usaha yang produktif 2)      Kredit konsumsi, digunakan untuk membeli sesuatu yang sifatnya konsumtif 3)      Kredit serba guna, untuk tujuan konsumsi maupun usaha  Untuk sejumlah kredit tersebut, kita harus menjaminkan salah satu asset yang kita miliki kepada bank sebagai agunan sehingga apabila kita mampu mengembalikan pinjaman tersebut. Bank akan menyita asset yang kita jaminkan. c.       Bank Syariah Produk yang ditawarkan 1)       Pembiayaan murabahah, 2)      Pembiayaan mudarabah 3)      Pembiayaan musyarakah d.      Pegadaian Melalui pegadaian kita dapat meminjam sejumlah uang dengan menggadaikan asset berharga sebagai jaminan 3.       Proses Pengelolaan Uang Beberapa hal yang diperhatikan a.       Harus memisahkan antara uang perusahaan dan uang pribadi b.  Harus memastikan system pencatatan yang rapi dan teratur sesuai      dengan kaidah akuntansi, walaupun akuntansi sederhana. c.       Melakukan manajemen khas d.      Melakukan evaluasi setiap bulan terkait dengan keuangan 4.       Pelaporan keuangan Untuk membuat laporan keuangan, terdapat dua hal yang perlu dibuat, yaitu neraca dan laporan laba rugi. Untuk dapat membuat neraca yang baik, anda dapat belajar akuntansi atau menggunakan bantuan alat seperti computer

BAB 7 Perencanaan Dan Operasional Usaha

             Perencanaan yang baik untuk sebuah usaha baru perlu dirumuskan dan untuk itu, dicobalah untuk berfikir dengan SMART ( spesific, measureble, achieveble, reality, trackable) yang dapat diuraikan satu persatu sebagai berikut: 1. spesific, mengandung arti bahwa perencanaan yang dibuat tidak akan bermakna ganda, sehingga pencapai tujuan akan lebih terarah karena dalam perencanaan tersebut lebih terfokus dan sangat jelas apa yang diinginkan. 2. Measurable, perencanaan yang dibuat harus dapat diukur, sehingga kita akan tahu kapan perencanaan tersebut telah tercapai,. 3. Achievable, bahwa perencanaan yang telah dibuat tersebut harus dapat dicapai, jangan terlalu jauh memikirkan hal-hal yang besar, kita harus memecahnya menjadi lebih kecil. 4. Reasionable, dimana perencanaan yang baik perlu memenuhi persyaratan faktual dan realistis. 5. Trackable atau timely, setiap perencanaan yang telah dibuat dalam pencapaian tujuan usaha, harus dilacak untuk mengetahui setiap kemajuan. Penentuan lokasi dan fasilitas pendukung (layout) untuk memilih lokasi perlu dipertimbangkan sesuai dengan keperluannya, yaitu antara lain: 1. lokasi kantor, yaitu diperuntukan sebagai tempat pengendalian kegiatan operasional unit dibawahnya. 2. Lokasi pabrik, yaitu lokasi yang digunakan untuk melakukan proses produksi barang atau jasa. 3. lokasi gudang, merupakan tempat penyimpanan barang milik perusahaan baik barang yang masuk maupun barang yang keluar. 4. lokasi cabang, yaitu lokasi kegiatan usaha perusahaan dalam melayani konsumennya langsung pada wilayah-wilayah tertentu. ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan dalam penentuan lokasi, yaitu : 1. dekat dengan pasar atau pelanggan 2. dekat dengan sarana transprotasi 3. pasokan tenaga kerja terjamin kesediaannya 4. listrik, air, dan prasarana lainnya 5. dekat dengan lembaga keuangan 6. dekat dengan kawasan industri pendukung 7. dekat dengan pusat pemerintahan 8. lokasi dapat dikembangkan 9. pertimbangan sosial budaya masyarakat lingkungannya 10. hukum yang berlaku dilingkungan tersebut. 11. dekat dengan pelabuhan, bandara, stasiun dan terminal 12. besar nya nilai investasi untuk lokasi 13. nilai ekonomis masa datang dari lokasi 14. iklim dan tekstur tanah serta pertimbangan lainnya. pengorganisasisan dansumber daya manusia ada 3 aspek yang harus diperhatikan  1. struktur organisasi harus mendukung tercapainya keberhasilan implementasi atau operasionalisasi rencana dengan mengalokasikan sdm dan sumber daya lainnya untuk mengerjakan tugas tugas yang harus dikerjakan 2. struktur oprganisasi harus menjelaskan pada karyawan tentang apa yang diharapkan dari mereka 3. struktur organisasi harus membantu dalam prosses pengambilan keputusan dan memproses informasi yang dibutuhkan  -Analisis Pekerjaan dilakukan untuik mempelajari dan mengumpulkan berbagai informasi yang berhubungan dengan suatu jabatan tertentu. -Perencanaan sumber Daya Manusia merupakan suatu kegiatan yang secara sistematis memperkirakan kebutuhan jumlah dan kualitas sumber daya manusia dalam organisasi atau perusahaan. -Pengadaan Tenaga Kerja adalah untuk memperoleh jumlah dan jenis tenaga kerja yang tepat. Kegiatannya meliputi penarikan, seleksi dan penempatan. - Pelatihan dan Pengembangan diperlukan untuk meningkatkan keahlian karyawan. - Kompensasi merupakan balas jasa yang sesuai atas tenga dan jasa yang telah berikan pada organisasi. - Perencanaan karier sebagai suatu sistem yang dapat memberikan kesempatan bagi karyawan untuk melalui dan mendapatkan jenjang jabatan selam di perusahaan. - Keselamatan dan Kesehatan Kerja menunujuk kepada kondisi-kondisi fisiologis-fikal dan psikiologis tenaga kerja yang diakibatkan oleh lingkungan kerja yang disediakan oleh perusahaan. - Pemutusan Hubungan Kerja merupakan putusnya hubungan antara karyawan dengan perusahaan. - Pendekatan Mutu terhadap Proses Operasionalisasi Wirausaha Wirausaha baru harus memperhatikan masalah mutu dalam proses produksi, pelayanan dan manajemen. Konsep mutu berkembang seiring berkembangnya Manajemen Kualitas Total ( Total Quality Management-TQM ) yaitu adanya kemauan dari pengusaha untuk melakukan perbaikan yang dilakukan secara terus-menerus, yang melibatkan semua karyawan di setiap level organisasi, untuk mencapai kualitas yang 'excellent' dalam semua aspek organisasi melalui proses manajemen. - Kepemimpinan Wirausaha Wirausaha harus memikul berbagai peranan, tugas, dan tanggung jawab, tetapi tidak ada yang lebih penting daripada peranan pemimpin. Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi dan memberikan semangat kepada orang lain. Pemimpin bukan orang yang dicintai-dikagumi, pemimpin itu nyata, pemimpin mempunyai pengikut dan pemimpin bukan jabatan. -Perizinan dan Pendirian Badan Usaha Perijinan ini sangat penting dalam hubungannya dengan keterkaitan kerja antar perusahaan, dokumen kontrak, dan dengan sumber permodalan. Pendirian suatu perusahaan akan sangat tergantung pada pemilihan jenis badan usahanya.